Olah Spesial Daging Kurban Menjadi Rendang
Olah Spesial Daging Kurban Menjadi Rendang
http://kursusinggrispare.com/ //Masih
punya stok daging kurban di rumah? Mungkin bisa diolah menjadi rendang, setelah
bosan dengan aneka satai atau bakaran daging.
Mengolah daging kurban menjadi rendang
merupakan salah satu pilihan yang bisa diambil karena menu khas Ranah Minang itu
dikenal enak dan tahan lama. Sebelum mengolah daging kurban menjadi rendang
pastikan dibersihkan dari darah dan kotoran dengan mencucinya.
"Kemudian sebaiknya gunakan santan murni.
Sebanyak empat hingga lima butir kelapa untuk satu kilogram daging," kata
dia yang pernah berguru dengan koki William Wongso.
Untuk memasak rendang yang enak siapkan bumbu
mulai dari kelapa yang sudah tua, cabai giling, bawang merah, bawang putih,
kemiri, serai hingga jahe. Lalu olah rempah dari bahan-bahan segar
seperti pala dan ketumbar dan kalau ingin pedas gunakan 1,2 sampai dua ons
cabai untuk setiap kilo daging.
Baca juga info : kursus bahasa inggris di pare
Santan kelapa yang telah diperas terus diaduk
dalam kuali dengan api kecil. Semua bumbu digiling halus perlahan
dituangkan, dan terus diaduk agar merata dan tidak hangus.
Ia mengemukan daging kurban biasanya enak
dimasak rendang karena pada umumnya berasal dari sapi yang masih muda. Kunci
memasak rendang lebih kepada kesegaran daging, bahan, dan santan serta
kesabaran dalam memasaknya, ujar dia.
Menurutnya, rendang akan lebih enak jika
dimasak dengan api kecil namun dalam waktu yang lama sehingga masakan
matang dengan sempurna dan bumbu benar-benar meresap.
Alangkah baiknya jika rending dimasak dengan
api yang kecil akan menyebabkan terjadinya proses karamelisasi, menimbulkan
minyak santan akan keluar dan bumbu menjadi meresap didalam daging dengan
sempurna, sehingga sensasi perpaduan rasa antara bumbu dan daging menjadi
gurih, lembut dan terasa pedasnya.
Baca juga info : kursus bahasa inggris di al azhar pare
Ia mengatakan saat ini banyak rendang yang
dimasak dengan cepat. Hanya dalam empat jam sudah selesai, rasanya akan berbeda
dengan rendang yang dimasak dengan api kecil dan dalam waktu yang panjang.
Rendang yang dimasak dengan api kecil akan
menghasilkan rasa yang segar serta lebih awet. Karena minyak santan benar-benar
sempurna keluar yang merupakan pengawet alami.
Bahan kimia paling banyak dalam daging adalah
air diikuti oleh protein kemudian lemak. Karbohidrat, mineral, dan vitamin
terjadi dalam jumlah yang jauh lebih kecil tetapi tetap sangat penting secara
metabolik dan nutrisi.
Jaringan adiposa mengandung sedikit kelembaban;
oleh karena itu, semakin gemuk hewan, semakin rendah kadar air total dari
bangkainya atau potongannya. Otot daging sapi dari hewan matang dan relatif
gemuk mungkin mengandung sekecil 45 persen kelembaban, sementara otot sapi dari
hewan yang sangat muda dan relatif ramping dapat mengandung sebanyak 72 persen
kelembaban. Tekstur, warna dan rasa otot dipengaruhi oleh jumlah air di
jaringan otot.
Baca juga info : info kursus bahasa inggris
Reservoir karbohidrat utama dari tubuh hewan
adalah hati. Organ itu mengandung sekitar satu — setengah dari karbohidrat yang
ditemukan di dalam tubuh. Karbohidrat disimpan sebagai glikogen di hati dan di
otot. Sisa persen SO dari karbohidrat didistribusikan ke seluruh tubuh,
sebagian besar di otot, tetapi dengan jumlah besar dalam darah (biasanya
seperti glukosa) dan di jaringan lain, organ dan kelenjar. Selain protein dan
lemak, daging (daging sapi, daging sapi muda, babi dan domba) adalah sumber
penting dari beberapa nutrisi lain dalam diet AS. Ini termasuk mineral besi dan
seng, dan sebagian besar kompleks vitamin B (B1, B2, niacin, B6 dan B12).

Comments
Post a Comment