Museum Unik Yang Satu Ini Mampu Menciptakan Rumah Masa Depan Bagi Biota Laut


Museum Unik Yang Satu Ini Mampu Menciptakan Rumah Masa Depan Bagi Biota Laut


https://kampunginggrisalazhar.co.id/ //Meskipun mungkin tampak seperti samudera semua sama, ada banyak habitat yang berbeda berdasarkan suhu, salinitas, tekanan, cahaya, arus, dan faktor lainnya. Organisme telah beradaptasi dengan kondisi ini dengan banyak cara yang menarik dan efektif. Mencakup 70% dari permukaan bumi, lautan adalah rumah bagi sebagian besar dari semua kehidupan di Bumi.

Jenis Organisme Laut

Hewan terkecil dan terbesar di Bumi hidup di lautan. Menurut Anda mengapa lautan dapat mendukung hewan besar?
Hewan laut menghirup udara atau mengekstrak oksigen dari air. Beberapa mengapung di permukaan dan yang lain menyelam ke kedalaman laut. Ada hewan yang memakan hewan lain, dan tanaman menghasilkan makanan dari sinar matahari. Beberapa makhluk aneh memecah bahan kimia untuk membuat makanan! Bagian berikut membagi kehidupan laut menjadi tujuh kelompok dasar.


Baca juga info : kursus bahasa inggris


Plankton

Plankton adalah organisme yang tidak bisa berenang tetapi mengambang bersama dengan arus. Kata "plankton" berasal dari bahasa Yunani untuk pengembara. Kebanyakan plankton adalah mikroskopis, tetapi beberapa terlihat dengan mata telanjang (Gambar di bawah).

Tumbuhan dan Ganggang

Beberapa tanaman yang sebenarnya ditemukan di lautan termasuk rumput rawa garam dan pohon bakau. Meskipun mereka bukan tanaman sejati, ganggang besar, yang disebut rumput laut, juga menggunakan fotosintesis untuk membuat makanan. Tumbuhan dan rumput laut ditemukan di zona neritik, di mana cahaya yang mereka butuhkan menembus sehingga mereka dapat berfotosintesis (Gambar di bawah).

Invertebrata Laut

Variasi dan jumlah invertebrata, hewan tanpa tulang punggung, sungguh luar biasa (Gambar di bawah). Invertebrata laut termasuk siput laut, anemon laut, bintang laut, gurita, kerang, sponge, cacing laut, kepiting, dan lobster. Sebagian besar hewan ini ditemukan di dekat pantai, tetapi mereka dapat ditemukan di seluruh lautan.

Ikan

Ikan adalah vertebrata; mereka memiliki tulang punggung.

Reptilia

Hanya beberapa jenis reptil yang hidup di lautan dan mereka hidup di air hangat. Mengapa reptil sangat dibatasi kemampuannya untuk hidup di laut? Penyu laut, ular laut, buaya air asin, dan iguana laut yang hanya ditemukan di Kepulauan Galapagos menjumlahkan kelompok reptil laut (Gambar di bawah). Ular laut hidup di lautan, tetapi kura-kura, buaya, dan iguana laut semua bertelur di darat.

Seabirds

Banyak jenis burung yang beradaptasi untuk hidup di laut atau di pantai. Dengan kaki panjang mereka untuk mengarungi dan tagihan panjang untuk menggali pasir untuk makanan, burung pantai dengan baik disesuaikan untuk zona intertidal. Banyak burung laut hidup di darat tetapi pergi ke laut untuk memancing, seperti burung camar, burung pelikan, dan burung fregat. Beberapa burung, seperti albatros, menghabiskan bulan di laut dan hanya datang di pantai untuk membesarkan anak ayam (Gambar di bawah).

Mamalia laut

Apa ciri-ciri umum mamalia? Mamalia adalah vertebrata endotermik (berdarah panas) yang melahirkan hidup muda, memberi mereka makan dengan susu, dan memiliki rambut, telinga, dan tulang rahang dengan gigi.

Museum di Atol Shaviyani, Republik Maladewa, menawarkan karya seni yang bisa sekaligus menjadi rumah masa depan bagi biota laut. Lokasi bernama The Coralarium itu memiliki konstruksi bangunan yang separuh terendam laut. Kehadiran The Coralarium merupakan kolaborasi antara resor mewah Fairmont Maldives Sirru Fen Fushi dan seniman environmental Inggris Jason deCaires Taylor. Museum memamerkan 30 patung yang terbuat dari semen ramah laut dengan pH netral.
Puluhan patung tersebar di tiga level museum, beberapa di antaranya adalah patung tokoh terkenal. Selain itu, ada patung yang melambangkan hubungan antara manusia dengan alam, juga jamur dan pohon banyan yang banyak terdapat di pulau tersebut.

Baca juga info : Info kampung inggris pare


Jason deCaires Taylor mengatakan bahwa museum tersebut lebih dari sekadar destinasi wisata untuk turis. The Coralarium juga dimaksudkan sebagai tempat pelestarian, konservasi, dan pendidikan.
"Kami berharap dapat meningkatkan kesadaran perlindungan terumbu karang di Maladewa. Saya ingin melihat masa depan yang lebih baik untuk lautan, membuat orang-orang melihatnya sebagai tempat yang rapuh dan patut dilestarikan," kata Taylor.

Baca juga info : kursus bahasa inggris di al azhar pare


Dia menjelaskan bagaimana patung-patung tersebut bisa berguna untuk biota laut. Seiring berjalannya waktu, ganggang dan karang lunak akan menutupi semen patung dan menyebar ke seluruh karya seni sehingga bisa menjadi 'rumah' bagi makhluk-makhluk tersebut.
Letak museum di zona intertidal membuat patung akan terendam air laut berdasarkan pasang-surut. Pengunjung pun mendapatkan pengalaman berbeda di waktu berlainan. Saat ini, The Coralarium sudah dibuka, tetapi hanya tersedia untuk tamu resor.

Baca juga info : info biaya kursus bahasa inggris

Comments

Popular posts from this blog

Siapakah Pemilik Kebun Yang Disebutkan Didalam Al-Qur’an ini?

Pentingnya Orang Tua Membangun Komunikasi Dengan Anak

Utamakan Keselamatan ! Ini Trik nya